Whistleblowing

Terakhir diperbarui: Januari 2025

1. Dasar hukum dan tujuan pemrosesan data pribadi

SSAB mengusahakan iklim perusahaan yang terbuka dan standar etika bisnis yang tinggi. Sistem pelaporan pelanggaran (whistleblowing) menyediakan cara yang bersifat rahasia bagi karyawan dan pemangku kepentingan eksternal untuk melaporkan dugaan pelanggaran terhadap hukum atau peraturan, Kode Perilaku SSAB, atau kebijakan perusahaan.

1.1 Saluran Etika SSAB

Sistem telah menyediakan saluran pelaporan skala Grup, Saluran Etika, di mana karyawan dan pemangku kepentingan eksternal bisa melaporkan dugaan pelanggaran terhadap hukum atau peraturan, Kode Perilaku SSAB, atau kebijakan perusahaan.

SSAB memproses data pribadi dalam sistem Saluran Etika untuk keperluan pengelolaan dan penyelidikan atas pelanggaran yang dilaporkan serta untuk mengambil tindakan sehubungan dengan pelanggaran yang telah terbukti. SSAB memproses data pribadi di Saluran Etik dengan dukungan dari penyeimbangan kepentingan.

AKTIVITAS PEMROSESAN
AKTIVITAS PEMROSESAN
Laporan pelanggaran
DASAR HUKUM
Kepentingan sah |
Kewajiban hukum
DESKRIPSI
Memperbolehkan karyawan dan orang luar untuk melaporkan pelanggaran di Saluran Etika. SSAB telah menilai bahwa kepentingan ini mengalahkan kepentingan subjek data dalam perlindungan privasi. SSAB bisa memproses data pribadi tentang pelanggaran hukum, Kode Perilaku SSAB atau kebijakan perusahaan yang termasuk di dalamnya pelanggaran atau kejahatan yang bersifat dugaan atau terkonfirmasi. Pemrosesan tersebut mungkin terjadi selaras dengan undang-undang setempat atau ketika pemrosesan tersebut diperlukan untuk menetapkan, menegaskan atau membela suatu klaim hukum.
AKTIVITAS PEMROSESAN
AKTIVITAS PEMROSESAN
Tindakan hukum
DASAR HUKUM
Kepentingan sah
DESKRIPSI
Dalam beberapa kasus, SSAB juga bisa memproses data pribadi untuk mengambil tindakan hukum atas masalah yang dilaporkan. SSAB harus bisa mengambil tindakan dalam kaitannya dengan masalah yang dilaporkan dan menilai bahwa kepentingan ini mengalahkan kepentingan subjek data dalam perlindungan privasi.
AKTIVITAS PEMROSESAN
AKTIVITAS PEMROSESAN
Menyelidiki pelanggaran hukum
DASAR HUKUM
Kepentingan umum | Kewajiban hukum
DESKRIPSI
Sejauh SSAB perlu memproses data pribadi sensitif atau data terkait pelanggaran hukum, pemrosesan tersebut dilakukan atas dasar bahwa hal itu diperlukan untuk menetapkan, menegaskan, atau membela suatu klaim hukum.
Dalam beberapa kasus, SSAB juga dapat memproses data pribadi sensitif apabila diperlukan untuk memenuhi kewajiban dan menjalankan hak-hak khusus di bidang hukum ketenagakerjaan serta di bidang jaminan sosial dan perlindungan sosial.

1.2 Saluran Laporan Internal SSAB untuk whistleblowing

Sesuai dengan Petunjuk UE 2019/1937 tentang perlindungan terhadap pelapor pelanggaran hukum Uni Eropa (yang disebut 'Petunjuk Pelapor UE') dan sesuai dengan hukum nasional di negara-negara anggota UE yang telah mengimplementasikan petunjuk tersebut, SSAB diwajibkan untuk membentuk Saluran Pelaporan Internal untuk pelaporan pelanggaran ('Saluran Pelaporan Internal'). SSAB memproses data pribadi untuk tujuan penanganan dan penyelidikan kasus pelaporan yang telah diterima melalui Saluran Pelaporan Internal.

Data pribadi yang diproses dalam Saluran Pelaporan Internal mungkin juga diproses untuk memenuhi pengungkapan yang:

  1. merupakan keharusan untuk mengambil tindakan dalam kaitannya dengan apa yang muncul di kasus yang dilaporkan;
  2. merupakan keharusan agar laporan digunakan sebagai bukti dalam proses hukum; dan
  3. terjadi selaras dengan undang-undang dan peraturan yang berlaku.
AKTIVITAS PEMROSESAN
AKTIVITAS PEMROSESAN
Menyelidiki kasus melalui saluran Pelaporan Internal
DASAR HUKUM
Kewajiban hukum
DESKRIPSI
Pemrosesan data pribadi sehubungan dengan kasus yang diterima melalui Saluran Pelaporan Internal, yang harus disediakan oleh SSAB untuk pelaporan.
AKTIVITAS PEMROSESAN
AKTIVITAS PEMROSESAN
Whistleblowing
DASAR HUKUM
Kepentingan umum |
Kewajiban hukum
DESKRIPSI
Bergantung pada sifat kasus whistleblowing, SSAB mungkin memproses data pribadi.

Dalam beberapa kasus, SSAB juga dapat memproses data pribadi sensitif apabila diperlukan untuk memenuhi kewajiban dan menjalankan hak-hak khusus di bidang hukum ketenagakerjaan serta di bidang jaminan sosial dan perlindungan sosial.
AKTIVITAS PEMROSESAN
AKTIVITAS PEMROSESAN
Menyelidiki pelanggaran
DASAR HUKUM
Kewajiban hukum
DESKRIPSI
SSAB juga dapat memproses data pribadi terkait pelanggaran yang mencakup dugaan kejahatan atau tindak kejahatan yang telah dikonfirmasi. Pemrosesan tersebut perlu karena diharuskan untuk menyediakan Saluran Pelaporan Internal.
AKTIVITAS PEMROSESAN
AKTIVITAS PEMROSESAN
Tindakan hukum
DASAR HUKUM
Kepentingan sah
DESKRIPSI
Dalam beberapa kasus, SSAB juga bisa memproses data pribadi untuk mengambil tindakan hukum dalam kaitannya dengan sebuah laporan. Sejauh SSAB perlu memproses data pribadi sensitif atau data terkait pelanggaran hukum, ini dilakukan atas dasar bahwa hal itu diperlukan untuk menetapkan, menegaskan, atau membela suatu klaim hukum.

Data pribadi yang diperoses dalam follow-up case diterima melalui Saluran Pelaporan Internal hanya bisa diproses oleh orang yang, atas nama SSAB, telah ditunjuk untuk diberi wewenang menerima, menindaklanjuti dan memberi feedback tentang laporan. Akses ke data pribadi akan dibatasi pada apa yang dibutuhkan tiap orang yang diberi wewenang agar bisa menjalankan tugas mereka. Orang yang menangani follow-up case tidak boleh mengungkapkan informasi yang bisa menyingkap identitas orang yang melaporkan atau orang lain yang mungkin ada di dalam kasus tersebut tanpa memiliki kewenangan untuk mengungkapkan.

1.3 Memproses laporan pengaduan lainnya

Kadang SSAB mungkin menerima laporan dari Saluran Etika atau Saluran Pelaporan Internal yang, karena memang sifatnya, tidak masuk dalam sistem pengungkapan dan berada di laur ruang lingkup topik yang diurusi dalam Saluran Etika atau Saluran Pelaporan Internal.

Beberapa dari laporan ini mungkin memasukkan informasi atau peristiwa atau pengaduan yang diputuskan oleh SSAB untuk diselidiki dan diambil tindakan di luar proses pengungkapan, mis. karena kewajiban hukum SSAB atau kepentingan sah SSAB untuk memberi reaksi terhadap berbagai masalah yang diketahuinya. Dalam kasus ini, data pribadi diproses berdasarkan kewajiban hukum atau kepentingan sah untuk menindaklanjuti dan mengambil tindakan yang terkait dengan masalah yang dilaporkan.

Dalam kasus ini, data pribadi hanya akan disimpan selama diperlukan untuk tujuan memproses dan menindaklanjuti masalah yang dilaporkan, dan mengambil tindakan yang relevan dalam kaitannya dengan masalah yang dilaporkan.

Pada beberapa contoh, data pribadi digunakan untuk menetapkan, menegaskan atau membela klaim hukum. Dalam berbagai situasi tersebut, data pribadi akan disimpan sampau acara hukum dan tindakan terkait selesai.

2. Pengumpulan data pribadi

Laporan dalam Saluran Etika dan Saluran Pelaporan Internal mungkin berisi jenis-jenis data pribadi yang berbeda. Informasi tersebut dapat dikaitkan dengan orang yang menyampaikan pemberitahuan, orang yang menjadi subjek pemberitahuan, atau pihak lain yang disebutkan dalam pemberitahuan tersebut.

Laporan dapat disampaikan secara anonim, namun ada kemungkinan beberapa data pribadi diproses dalam kaitannya dengan laporan tersebut. Laporan mungkin berisi data pribadi, misalnya:

Data Pribadi
Data Pribadi
Data pribadi pelapor atau individu yang dilaporkan secara rinci

(jika diungkap)
Contoh
Nama, jenis kelamin dan kebangsaan
Data Pribadi
Data Pribadi
Informasi kontak

(jika diungkap)
Contoh
Alamat email, nomor telepoin, alamat, kota
Data Pribadi
Data Pribadi
Peran dan fungsi pelapor atau individu yang dilaporkan
Contoh
Jabatan kerja, tugas internal
Data Pribadi
Data Pribadi
Detail acara yang dilaporkan
Contoh
Isi acara yang dilaporkan
Data Pribadi
Data Pribadi
Tindakan yang diambil
Contoh
Langkah mitigasi dan tindakan yang diambil untuk menyelesaikan acara tersebut.
Data Pribadi
Data Pribadi
Laporan penyelidikan
Contoh
Laporan penyelidikan event
Data Pribadi
Data Pribadi
Data pribadi lain yang dikumpulkan selama penyelidikan
Contoh
Informasi dikumpulkan selama wawancara tetapi juga melalui catatan telepon, file data, file audio, alamat IP dan data teknis lainnya maupun email.
Data Pribadi
Data Pribadi
Data spesifik kasus
Contoh
Dalam beberapa kasus, bergantung pada sifat kasusnya, data pribadi sensitif juga dapat diproses, seperti data asal usul ras atau etnis, pandangan politik, keyakinan agama atau filsafat, keanggotaan serikat pekerja, informasi tentang kesehatan atau kehidupan seksual.

Saluran Etik dan Saluran Pelaporan Internal tidak ditujukan untuk mendapatkan data pribadi yang sensitif. Jika jenis informasi ini akan disediakan, maka informasi tersebut hanya akan diproses jika ada landasan hukum untuk melakukannya, sebagaimana diuraikan di atas.

Sebuah laporan juga dapat berarti bahwa SSAB akan memproses data pribadi terkait pelanggaran hukum yang mencakup dugaan kejahatan atau tindak kejahatan yang telah dikonfirmasi.

Pada umumnya, data pribadi ini dikumpulkan langsung dari karyawan. Namun demikian, data pribadi yang terkait dengan Saluran Etik dan Saluran Pelaporan Internal dapat dikumpulkan dari sumber lain, seperti atasan langsung, karyawan lain, saksi, dan pemangku kepentingan eksternal.

Laporan yang disampaikan melalui Saluran Etik dan Saluran Pelaporan Internal diperlakukan secara rahasia, dan pihak yang memproses laporan tidak boleh mengungkapkan informasi apa pun yang dapat mengungkapkan identitas pelapor atau individu lain yang terlibat dalam kasus tersebut kepada pihak yang tidak berwenang. Informasi yang Anda sampaikan akan diperlakukan secara rahasia, kecuali dalam kasus di mana hal tersebut tidak memungkinkan karena persyaratan hukum atau untuk melakukan penyelidikan yang semestinya, dan dalam hal tersebut informasi akan ditangani dengan penuh kehati-hatian.

3. Transfer atau pengungkapan data pribadi

SSAB dapat mentransfer, mengungkapkan, dan menyerahkan pemrosesan data pribadi kepada pihak ketiga jika diperlukan untuk memenuhi tujuan pemrosesan data pribadi dalam Saluran Etika dan Saluran Pelaporan Internal. Pihak ketiga dapat berwujud, misalnya, penyedia layanan yang mengelola Saluran Etika dan Saluran Pelaporan Internal, kantor akuntan, penyedia jasa hukum, penyelidik forensik, atau penyedia layanan lainnya yang diperlukan untuk mendeteksi, menyelidiki, dan menangani pelanggaran serius, atau untuk menetapkan, menjalankan, maupun membela klaim hukum, sejauh diizinkan oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku dan Direktif Pelapor Pelanggaran Uni Eropa (EU Whistleblower Directive).

SSAB juga dapat membagikan data pribadi kepada pihak kepolisian dan/atau otoritas terkait lainnya, badan pengawas, atau pengadilan guna melindungi kepentingan SSAB atau menjalankan SSAB.

Sistem Saluran Etika disediakan oleh People Intouch B.V. Semua laporan data pribadi di Saluran Etika disimpan di EU.

4. Penyimpanan data pribadi

Data pribadi hanya akan disimpan selama diperlukan untuk menyelidiki suatu laporan dan mengambil tindakan yang relevan berdasarkan penyelidikan tersebut.

  • Data pribadi yang muncul dalam follow-up case tidak akan diproses selama lebih dari dua tahun setelah kasus tersebut ditutup, kecuali ditentukan lain dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku secara nasional..
  • Data pribadi berlebihan yang tidak relevan dengan peristiwa yang dilaporkan akan dihapus sesegera mungkin.
  • Data pribadi yang diproses untuk menetapkan, mengajukan, atau membela suatu klaim hukum akan disimpan hingga proses hukum selesai dan selama jangka waktu pembatasan berikutnya.
  • Laporan tertulis dan dokumentasi pelaporan lisan melalui Saluran Pelaporan Internal harus disimpan selama diperlukan, namun tidak lebih dari dua tahun setelah kasus tindak lanjut ditutup, kecuali ditentukan lain dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku secara nasional.

5. Pengecualian terhadap hak privasi

Individu mempunyai hak untuk menjalankan privasinya sebagaimana disebutkan dalam info Privasi Umum. Namun demikian, dalam hal ini mungkin ada beberapa pembatasan.

  • Mohon diperhatikan bahwa informasi tertentu mutlak diperlukan guna memenuhi tujuan yang diatur dalam pemberitahuan ini dan mungkin juga diwajibkan oleh undang-undang. Oleh karena itu, penghapusan data mungkin tidak diizinkan oleh peraturan yang berlaku yang mengatur durasi penyimpanan wajib atau jika ada kepentingan yang lebih besar untuk mempertahankan pemrosesan data untuk tujuan yang dimaksud.
  • Mohon diperhatikan apa yang ada di dalam data pribadi yang dilaporkan melalui Saluran Etik atau Saluran Pelaporan Internal, SSAB tidak akan memenuhi permintaan karyawan akan akses jika pengungkapan data pribadi karyawan mungkin membahayakan penyelidikan.
  • Jika SSAB menerima sebuah laporan melalui Saluran Etik atau Saluran Pelaporan Internal yang berisi data pribadi atau jika data pribadi dikumpulkan selama investigasi, bila memungkinkan, SSAB akan memberi tahu personil yang berkepentingan. Namun demikian, jika ketentuan informasi tersebut bisa membahayakan investigasi, informasi tersebut hanya boleh diberikan ketika risiko semacam ini tidak ada lagi.
Bangunan SSAB

Portal privasi

Kembali ke Portal privasi yang berisi informasi privasi umum pemberitahuan lain khusus privasi.