Tenaga kerja eksternal, subkontrak dan pemasok

Terakhir diperbarui: Januari 2025

1. Dasar hukum dan tujuan pemrosesan data pribadi

SSAB memproses data pribadi pihak eksternal (seperti konsultan, tenaga kontrak independen, pekerja lepas, dan tenaga kerja sewaan), subkontraktor, dan pemasok untuk berbagai tujuan yang dijelaskan di bawah ini


AKTIVITAS PEMROSESAN
AKTIVITAS PEMROSESAN
Pesanan kerja dan assignment management dan kepatuhan pada kewajiban hukum
DASAR HUKUM
Kontrak │
Kepentingan sah │
Kewajiban hukum
DESKRIPSI
SSAB memproses data pribadi eksternal dan sub-kontraktor untuk menangani pekerjaan dan tugas yang dipesan.
AKTIVITAS PEMROSESAN
AKTIVITAS PEMROSESAN
Kontrak dan interaksi lainnya dengan pemasok
DASAR HUKUM
Kontrak │
Kepentingan sah │
Kewajiban hukum
DESKRIPSI
SSAB memproses data pribadi untuk memberdayakan layanan dan material untuk kebutuhan bisnis SSAB. Ini dilakukan untuk memproses data demi memenuhi kewajiban kontrak dan bisa mengomunikasikan kepada para pemasoknya. Pemrosesan diperlukan sebelum memasuki hubungan kontrak dengan perusahaan atau organisasi yang diwakili individu, atau dalam beberapa kasus juga dengan individu secara langsung.
AKTIVITAS PEMROSESAN
AKTIVITAS PEMROSESAN
Proses kliring keamanan
DASAR HUKUM
Kewajiban hukum
DESKRIPSI
Pada beberapa kasus, individu yang bekerja untuk akun SSAB mungkin menjadi kliring keamanan untuk memverifikasi bahwa tidak ada kendala untuk menjalankan pekerjaan tertentu.
AKTIVITAS PEMROSESAN
AKTIVITAS PEMROSESAN
Mematuhi kewajiban para pekerja asing dan sewaan, pekerja subkontraktor dan mencegah penggunaan tenaga kerja tidak terdaftar 
DASAR HUKUM
Kewajiban hukum
DESKRIPSI
SSAB mematuhi berbagai ketentuan hukum dan peraturan seperti yang terkait dengan
  • - pekerja asing
  • - pekerja yang direkrut melalui agensi leasing atau staffing
  • - pekerja yang disubkontrakkan; dan
  • - pencegahan penggunaan tenaga kerja tidak terdaftar.
SSAB juga memproses data untuk memastikan bahwa mitra kontraknya telah memenuhi kewajiban hukum masing-masing.
AKTIVITAS PEMROSESAN
AKTIVITAS PEMROSESAN
Peralatan dan Sistem IT
DASAR HUKUM
Kepentingan sah
DESKRIPSI
SSAB menggunakan dan menyediakan berbagai alat dan sistem IT untuk tenaga eksternal dan subkontrak untuk menjalankan pekerjaan mereka, termasuk tugas harian dan tugas penting. Alat-alat tersebut meliputi, tetapi tidak terbatas pada, email, platform komunikasi, penyimpanan file, tiketing dan Solusi spesifik unit usaha. Alat-alat ini bisa berupa platform yang dialih dayakan, misalnya produk MS dan produk SaaS. Data pribadi yang dikumpulkan dan digunakan dalam sistem hanya digunakan untuk kepentingan bisnis sah.
AKTIVITAS PEMROSESAN
AKTIVITAS PEMROSESAN
Informasi dan manajemen fasilitas
DASAR HUKUM
Kepentingan sah
DESKRIPSI
SSAB dapat memproses data teknis, termasuk data pribadi tertentu untuk tujuan pemantauan keamanan dan akses informasi serta mencegah kecurangan. SSAB juga memberlakukan prosedur keamanan informasi dan fasilitas guna melindungi kesehatan dan keselamatan serta informasi bisnis dan aset informasi guna mencegah cedera pada fasilitas miliknya, mencegah kerusakan harta benda, dan tindak pidana serta memastikan ketersediaan situs web dan layanan. Ini untuk memastikan keamanan jaringan, fasilitas, dan informasi pada tingkat yang tepat serta keselamatan pihak lain.
AKTIVITAS PEMROSESAN
AKTIVITAS PEMROSESAN
Keamanan informasi
DASAR HUKUM
Kepentingan sah
DESKRIPSI
SSAB mempertahankan tindakan keamanan informasi untuk tujuan keamanan informasi demi melindungi informasi bisnis dan aset bisnis, dan menghindari tindak kejahatan dan memastikan ketersediaan layanan.
AKTIVITAS PEMROSESAN
AKTIVITAS PEMROSESAN
Produk, layanan dan company process development
DASAR HUKUM
Kepentingan sah
DESKRIPSI
SSAB bertujuan menyediakan produk bermutu tinggi, layanan dan perusahaan juga memproses secara internal. Dengan alasan ini, data pribadi dapat digunakan untuk produk, layanan dan pengembangan proses.
AKTIVITAS PEMROSESAN
AKTIVITAS PEMROSESAN
Pelatihan dan kesadaran
DASAR HUKUM
Kepentingan sah 
(Kewajiban hukum)
DESKRIPSI
SSAB menjalankan pelatihan dan kesadaran untuk pekerja eksternal dan tenaga subkontrak pada berbagai topik. Beberapa topik pelatihan spesifik mungkin juga bersifat wajib secara hukum untuk dijalankan, misalnya kesalamatan keja dan pertolongan pertama.
AKTIVITAS PEMROSESAN
AKTIVITAS PEMROSESAN
Kepatuhan terhadap kewajiban berdasarkan peraturan
DASAR HUKUM
Kewajiban hukum
DESKRIPSI
Pemrosesan data pribadi mungkin diperlukan guna memenuhi, antara lain, ketentuan peraturan berikut:
  • - audit mata rantai pasokan
  • - sanksi dan penelitian kepatuhan lainnya
  • - prosedur whistleblowing
Selain itu, data pribadi tertentu dapat disimpan untuk tujuan penyelesaian sengketa yaitu agar dapat menyusun dan mempertahankan klaim hukum.

2. Pengumpulan data pribadi

Data Pribadi
Data Pribadi
Detail kontak
Contoh
Nama, alamat email dan nomor telepon
Data Pribadi
Data Pribadi
Detail kontak karyawan
Contoh
Nama perusahaan, alamat bisnis, alamat email bisnis dan nomor telepon bisnis
Data Pribadi
Data Pribadi
Informasi tagihan
Contoh
Dalam beberapa contoh, informasi terkait penagihan, misalnya jam kerja, dikumpulkan
Data Pribadi
Data Pribadi
Informasi yang berkaitan dengan hubungan bisnis
Contoh
Produk dan layanan yang didayakan, waktu mulai dan waktu akhir hubungan bisnis, acara yang dihadiri, riwayat pembelian, preferensi
Data Pribadi
Data Pribadi
Hubungan kontrak
Contoh
Tanggal awal dan akhir kontrak, informasi lain yang diproses selama hubungan kontrak

Informasi profesional individu mungkin juga dikumpulkan sebelumnya dan bergantung pada jenis hubungan kontraknya. Pada kasus-kasus ini, informasi seperti CV, kualifikasi, sertifikasi dan riwayat kerja bisa diproses.

Jika individu menerima akun TI SSAB, jenis data berikut juga dapat diproses:

DATA PRIBADI
DATA PRIBADI
Informasi kontak terkait pekerjaan
CONTOH
Nomor dan ID, email kerja, nomor telepon dan alamat, foto karyawan
DATA PRIBADI
DATA PRIBADI
Perangkat terkait pekerjaan disediakan oleh SSAB
CONTOH
Telepon, tablet, komputer dan nomor seri dan/atau nomor IMEI perangkat dan informasi tentang kartu SIM dan nama pengguna ke sistem SSAB
DATA PRIBADI
DATA PRIBADI
Informasi travelling dan travel expenses
CONTOH
Data yang terkait dengan perjalanan bisnis
DATA PRIBADI
DATA PRIBADI
Data teknis
CONTOH
Data log dan alamat IP
DATA PRIBADI
DATA PRIBADI
Catatan keselamatan
CONTOH
Kecelakaan terkait kerja, nyaris kecelakaan dan berbagai kemungkinan masalah disipliner

Dalam beberapa kasus, SSAB mungkin perlu mengumpulkan data yang diperlukan untuk memenuhi kewajiban hukum terkait tenaga kerja asing dan tenaga kerja sewaan, tenaga kerja subkontraktor, serta pencegahan penggunaan tenaga kerja tidak terdaftar. Bergantung pada perundangan setiap negara, informasi yang dikumpulkan mungkin mencakup substansi berikut: Nomor pajak, ID nasional, tanggal lahir, kewarganegaraan, salinan dokumen identitas, sertifikat A1 dan sertifikat terkait, informasi mengenai hak bekerja dan salinan dokumen terkait, izin tinggal, data tentang gaji dan jam kerja, serta data kontak perwakilan lokal.

Selain itu, pada sejumlah kasus luar biasa, misanya pada kasus kecelakaan kerja, SSAB mungkin akan memproses data sensitif. Pada umumnya, data pribadi ini dikumpulkan baik secaa langsung dari individu, majikan atau pihak yang mengontrak. Namun demikian, data pribadi yang terkait dengan kinerja individu dan potensi masalah disipliner dapat dikumpulkan dari sumber lain, seperti atasan langsung, karyawan lain, dan saksi. Selain itu, beberapa data yang terkait dengan kepatuhan dapat dikumpulkan dari pihak ketiga seperti otoritas pajak atau basis data yang berkaitan dengan pemenuhan kewajiban hukum terkait tenaga kerja (misalnya di Finlandia, Vastuugroup.fi).

3. Penyimpanan data pribadi

Data pribadi terkait dengan hubungan kolaborasi akan disimpan sepanjang diperlukan guna memenuhi tujuan yang didefinisikan di atas. Sebagian besar data terkait engagement akan disimpan selama masa engagement atau sebagaimana dipersyaratkan dengan periode penyimpanan dalam undang-undang yang berlaku. Sebagian dari undang-undang tersebut menuntut agar data tersebut disimpan lebih lama, mis. data yang berkaitan dengan kontrak kerja. Ketika data pribadi tidak lagi dipersyaratkan oleh undang-undang atau hak atau kewajiban oleh pihak manapun, SSAB akan menghapus data pribadi pekerja eksternal, dan subkontrak. Data pribadi tentang pemasok akan disimpan selama relasi bisnis dan setelahnya sepanjang diperlukan atau diwajibkan oleh undang-undang atau hak atau kewajiban salah satu pihak, misalnya untuk tujuan billing.

Selain itu, SSAB bisa menyimpan data pribadi untuk masa yang lebih lama jika SSAB mempunyai alasan yang sah atau kewajiban untuk menyimpan catatan untuk kepentingan perselisihan, penyelidikan kriminal atau alasan sejenis lainnya.

Bangunan SSAB

Portal privasi

Kembali ke Portal privasi yang berisi informasi privasi umum pemberitahuan lain khusus privasi.